Pages

Labels

Sabtu, 24 Maret 2012

Chandro Tomar, Nenek 78 Tahun Penembak Jitu dari India

Chandro Tomar, nenek 78 tahun, sedang berlatih menembak.
NEW DELHI, KOMPAS.com Usianya sudah 78 tahun, tetapi nenek bernama Chandro Tomar ini masih memiliki penglihatan yang tajam. Dia bahkan diyakini sebagai petembak profesional tertua di dunia.
Nenek Chandro sudah memenangi lebih dari 25 kejuaraan nasional menembak di India. “Saya ingin melakukan hal yang berguna dan menunjukkan pada orang lain kemampuan saya,” kata ibu enam anak dan nenek 15 cucu itu.
“Begitu mencoba menembak untuk kali pertama, saya langsung terpikat. Dan sekarang saya menunjukkan pada setiap orang bahwa umur (lanjut) tidak merugikan. Jika Anda fokus, Anda bisa melakukan apa pun,” tegasnya.
Chandro mulai berlatih menembak hampir 10 tahun silam. Dia mengajak seorang cucu perempuannya ke sebuah tempat latihan menembak di Desa Johri, di Uttar Pradesh.
Cucunya itu ingin belajar menembak, tetapi malu kalau harus pergi sendiri. Ternyata pada akhirnya justru sang nenek yang terpikat pada olahraga ini.
“Sambil menunggui dia, saya memutuskan untuk mencoba. Pelatihnya melihat dan mengatakan kagum pada kemampuan saya,” kenangnya.
“Dia bilang saya harus kembali. Awalnya saya hanya menemani cucu, tetapi saya ternyata sangat menikmatinya dan lama-lama saya tidak sabar untuk berlatih di klub itu setiap pekan,” Chandro Tomar berkisah.
Sambil mengurusi pekerjaan di tanah pertaniannya serta mengasuh anak-anaknya, Chandro terus berlatih. Bukan menggunakan pistol, melainkan melemparkan batu pada botol.
Pelatih klub menembak itu, Farooq Pathan, mengaku sangat terkesan pada kemampuan Chandro. “Saya terkejut saat melihat seorang lansia di dalam kelompok kami, tetapi dia bisa belajar dengan cepat,” kata Pathan yang mendirikan klub itu pada 1998.
“Kemampuannya sangat bagus, sampai-sampai para lelaki enggan berlatih berbarengan dengan dia supaya tidak merasa dipermalukan oleh seorang perempuan tua,” tutur Pathan.
“Kemampuannya luar biasa. Pegangannya kokoh dan penglihatannya sangat tajam,” puji lelaki itu.
Kini Chandro Tomar menjadi aset kebanggaan nasional. Dia bahkan memenangi medali emas pada Kejuaraan Menembak untuk Veteran yang diselenggarakan di Chennai.
Pengagum terberatnya adalah cucunya, Seema, yang juga seorang bintang olahraga menembak internasional. Seema menjadi perempuan India pertama yang memenangi medali pada Piala Dunia Senapan dan Pistol.
“Nenek sangat mengagumkan. Jika dia bisa, kita pasti bisa. Dia menunjukkan pada kita bahwa tidak ada yang tidak mungkin,” lanjut sang cucu.
“Banyak anggota klub yang akhirnya bergabung dengan militer atau kepolisian karena nenek yang memberi semangat,” kata Seema.
Chandro sendiri pernah punya pengalaman dengan polisi. Dia mengalahkan seorang perwira polisi dalam sebuah kompetisi. “Saya mengalahkan Deputi Inspektur Jenderal Kepolisian Delhi. Sungguh menyenangkan,” kata Chandro.
Namun baginya, ada medali atau tidak, kehidupan rumah tangganya tidak berubah. Dia tetap memasak, membersihkan rumah, dan merawat keluarganya. Dia menyiapkan makan malam sebelum berlatih menembak dan membantu mengukir kisah sukses bagi klub itu di masa depan.
Saya ingin melakukan hal yang berguna dan menunjukkan pada orang lain kemampuan saya.
– Chandro Tomar
»»  Continue Reading...

Cara Menginsyafkan Teman Kita yang 4L4Y

Gimana perasaan kamu kalo tiap hari di-SMS dengan isi kayak gini: H4Lloo t3m3N2qoe yAn9 p@Le3N9 ImO3dH z3dUnee@, j@nG4n LuVha4 EeAaa N0nTon aQu B3zhoQ di D@hSy4t. AQu y@N9 p4qE QaOs KhaKhe3 moTif m@tj4N. Rasanya pengen nenggak solar saat itu juga. Sebaiknya sih kalo punya temen alay cepet-cepet kita sadarkan.. 


1. Ajak Dia Ke Planetarium 


Biar dia sadar bahwa kita hidup di Planet Bumi, bukan di planet lain. Bahasa alien aja nggak gitu-gitu amat kaleeeee. 

 

2. Ajak Dia Ke Kebon Binatang 

Biar dia sadar kita bukan dari jenis unggas. Kita punya bahasa yang jelas, disebutin, lho, di Sumpah Pemuda. Bukan bahasa yang huruf-hurufnya pada melintir nggak karuan. 

 

3. Cekokin Sumpah Pemuda 

Bagian: Berbahasa satu, bahasa Indonesia, kamu bisikin ke dia terus-menerus biar lama-lama dia kayak kehipnotis gitu. Kalo perlu kamu bayar Uya Kuya untuk ngelakuin ini. 

 

4. Ajak Dia Ke Ahli Tulang 


Kali aja cara-cara di atas nggak berhasil bikin dia insyaf. Trus kamu kesel dan nggak sengaja matahin idungnya. 

 
»»  Continue Reading...

Jumat, 23 Maret 2012

Marcos Senna: Real Madrid Ujungnya Selalu Salahkan Wasit!

Marcos Senna Marcos Senna (C) of Villarreal celebrates scoring his team's first goal during the UEFA Champions League quarter-final first leg match between Villarreal and Arsenal at the Madrigal Stadium on April 7, 2009 in Villarreal, Spain.  (Photo by Jamie McDonald/Getty Images) *** Local Caption *** Marcos Senna


Protes dan komplain kubu Real Madrid atas kepemimpinan wasit Jose Paradas Romero di El Madrigal dibalas lantang oleh gelandang Villarreal, Marcos Senna.Di mata pemain yang melesakkan gol penyama skor Tim Kapal Selam Kuning lewat tendangan bebasnya itu, Romero telah menjalankan tugasnya sebagai penengah laga dengan baik.




Sementara sikap menjadikan wasit sebagai kambing hitam usai menuai hasil tak sesuai harapan dinilai Senna bukan kali ini saja dilakukan Los Merengues.
Pada pertandingan jornada 29 Primera Division tersebut, Madrid harus kehilangan dua ofisial, pelatih Jose Mourinho dan asisten Rui Faria, plus dua pemain, Sergio Ramos dan Mesut Oezil, yang diusir wasit.


Tarjeta roja alias kartu merah untuk Mou, Ramos, serta Oezil dikeluarkan setelah skor di Madrigal sudah berubah menjadi 1-1.
"Wasit memimpin laga dengan sangat baik. Real komplain mengenai kami dan hal-hal lainnya. Semua orang komplain dan pada akhirnya mereka selalu menyalahkan wasit," kata Senna usai laga seperti dikutip Tribalfootball.
"Ini adalah hal-hal yang menjadi bagian sepakbola dan seharusnya ditinggalkan setelah pertandingan selesai," tandas mantan gelandang internasional Spanyol kelahiran Brasil itu.


Hasil imbang ini membuat jarak Madrid dengan Barcelona di tempat kedua terkikis jadi enam poin, sementara Villarreal masih terjebak setingkat di atas zona degradasi, unggul empat poin atas Racing Santander yang baru turun nanti malam.  








»»  Continue Reading...

Pepe Dihukum Dua Pertandingan

Pepe Dihukum Dua PertandinganPertandingan Real Madrid dan Villarreal di El Madrigal yang berakhir imbang 1-1 beberapa hari lalu, diwarnai berbagai insiden dan kartu merah.

Pihak Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) telah mengumumkan dengan menghukum beberapa personil Los Blancos. Pepe diskors selama dua pertandingan karena dianggap menghina wasit dalam gim tersebut. 


Selain Pepe, Ozil yang mendapat kartu merah saat melawan Villarreal, hanya dihukum satu pertandingan. Begitu juga dengan sang pelatih, Jose Mourinho, yang dilarang mendampingi timnya selama satu pertandingan.

Itu berarti, Mourinho tidak akan berada di bangku cadangan saat Madrid menghadapi Real Sociedad pada akhir pekan ini. Pelatih fitness Rui Faria yang ikut memprotes keputusan wasit, mendapat hukuman dua pertandingan.

Ini untuk keempat kalinya Faria mendapat skorsing dalam empat bulan terakhir. Namun ada berita baik bagi Los Blancos. Kartu merah untuk Sergio Ramos dicabut karena kartu kuning pertama yang diterimanya dianggap tidak sah dan dihapus. 
»»  Continue Reading...

Vincent Kompany Absen Hadapi Stoke City

UEFA Europa League: Vincent Kompany - Joe Hart, Sporting Clube de Portugal v Manchester City

Kompany ternyata masih belum pulih dari cedera yang didapatnya saat menghadapi Sporting Lisbon di arena Liga Europa.

Pemain belakang asal Belgia ini sudah absen dalam empat gim dan tadinya diyakini sudah bisa tampil kembali saat City bertandang ke Stoke, Sabtu (24/3) waktu setempat.

Namun Kompany ternyata masih harus memulihkan cederanya dan ia kemungkinan baru bisa bermain kembali saat City bertemu Sunderland pada akhir pekan depan.

Kompany sendiri melalui akun twitternya menandaskan masih dalam masa pemulihan cedera dan berjanji akan bekerja keras untuk memulihkan kondisinya.

Berita ini tentunya merupakan pukulan bagi pelatih Roberto Mancini yang sangat memerlukan kehadiran sang kapten tim untuk memimpin rekan-rekannya bersaing dengan Manchester United untuk meraih gelar liga.
»»  Continue Reading...

The Gunners Pantau Edin Dzeko

Champions League: Bayern Munich - Manchster City, Edin Dzeko, Roberto ManciniDzeko yang didatangkan dari Wolfsburg pada Januari 2010 dengan nilai transfer £27 juta, masih kesulitan mendapatkan tempat utama di City. 

Ia baru 39 tampil di Liga Primer Inggris dan 17 diantaranya sebagai pemain pengganti. Roberto Mancini lebih sering menduetkan Mario Balotelli dengan Sergio Aguero di lini depan.
Kembalinya Carlos Tevez ke tim utama City diyakini membuat pemain asal Bosnia semakin kesulitan mendapat kesempatan bermain. Dzeko pun mulai gerah dan dikabarkan akan hengkang pada akhir musim ini kalau semakin jarang dimainkan.

Menurut berita dari Inside Futbol, Arsenal memantau situasi Dzeko dan Arsene Wenger tertarik untuk menduetkannya dengan Robin van Persie di lini depan timnya.

Wenger bahkan sudah memantau Dzeko sejak masih di Wolfsburg. Namun upaya untuk memboyong pemain berusia 26 tahun ini bukan hal yang muda karena nilai transfernya dipastikan akan sangat tinggi. 

Selain itu, Arsenal juag harus siap bersaing dengan beberapa klub lainnya seperti Borussia Dortmund dan Juventus, yang juga berminat pada Dzeko.
»»  Continue Reading...

Dirk Kuyt : Luis Suarez Bahagia Di Liverpool

Carling Cup - Liverpool v Cardiff City, Dirk Kuyt and Luis Suarez 

Suarez kerap dikabarkan akan meninggalkan Liverpool pada musim mendatang karena merasa kurang bahagia di Inggris, terutama karena kasus rasial yang pernah membuatnya diskors.

Beberapa klub top Eropa memantau perkembangan pemain asal Uruguay tersebut dan berharap bisa memboyongnya dari Anfield. Namun Kuyt membantah kalau rekan setimnya itu berniat untuk hengkang.
"Saya sering berbicara dengan Luis dan ia selalu menegaskan ingin bertahan di klub ini meskipun sempat mengalami periode tidak menyenangkan di musim ini. Ia merasa bahagia di sini karena selalu mendapat dukungan dari klub maupun fans," terang pemain asal Belanda itu pada Liverpool Echo.
"Saya tidak pernah merasa dia tidak senang di Liverpool. Ia mencintai klub dan kota ini. Memang ada beberapa klub yang diberitakan berminat padanya, tapi ia tak pernah menanggapinya dan bertekad bertahan lama di sini."
»»  Continue Reading...
 

Barclays Premier League Table

Translate Here